DAFTAR JUDUL CERITA

Daftar Judul Cerita
Gairah Istri Tercinta
Gairahku Dengan Mbak Yani
Ibu Mertua Hot
Mertua Pengganti Istri
Pemerkosaan Di Kost
Pengalaman Ngentot Di Bus Malam
Video Pemerkosaan
Perawan Buat Adikku
Perjakaku Buat Bu Tari
Pesta Seks Dengan Adik Pacarku
Sahabat Istriku
Sama-Sama Kesepian
Santi dan Lina
Susuk Pemikat Sukma
Asyiknya Jadi Instruktur
Cerita Kak Zah
Gara Gara Ayam Goreng
Ibu Pacarku dan Tantenya
Kak Linda Tetanggaku Yang Baik
Karyawan Papaku
Kesenangan Yang Menjadi Penyesalan
Mbak Dwi dan Ibunya
Mei Ling Tetanggaku
Muridku dan Mamanya Yang Kesepian
Nani Gadis Kampung
Pak Hamid, Pasienku
Silvana Yang Hot
Sita dan Rina
Tante Ratna dan Mbak Susi
Tergoda Tante Mona
Tertipu Hadiah Mobil
Tini Pembantuku
Windi Teman Adikku
Aku Jadi Penonton Perselingkuhan Istriku
Anit Solehah
Anita Sepupuku
Belah Duren
Bonus Bermain Playstation
Bonus Mengikuti Kursus
Disetubuhi Ayah Tiri
Istriku Dientot Tetanggaku
Istriku Diperkosa Maling
Mengintip Mama ML Sama Tukang Kebun
Nandaku Sayang, Nandaku Hilang
Nikmatnya Keperawanan Rina
Sedapnya Tubuh Adik Istriku
Skandal Keluarga (Ibu Mertua)
Skandal Keluarga (Kakak Ipar)
Tante Linda Mengandung Anakku
Tanteku Yang Haus
Tik.. Tik.. Tik.. Bunyi Hujan Di Atas Ranjang
Aku Selingkuh Lagi
Baby Siter Yang Sexy
Bercinta Dengan Pacar Kakakku Sendiri
Bunga SMA
Cewek Asia Cantik
Dinda dan Seks Pertamanya
Rumah Ku Sorga Ku
Kisah Pengusaha VS Penguasa
Sales Girl
Tante Merry, Mama Temanku
Tradisi
Utang Uang Dibayar Istri
Cara Jitu Ngerayu Cewek
Rahasia Kita Berdua
Nikmatnya Janda Muda
Nikmatnya Bersetubuh Dengan Istri Teman Sendiri
Nikmatnya Anakku
Misteri Ilmu Pelet Nguyup Pejuh
Istriku Selingkuh Dengan Keponakan
Istri Muda Sekdes
Istri Muda Pak RT
Guru Wali Kelas Anakku
Aku dan Tante Mina
Adik Tanteku Yang Lugu
Akibat Menjadi Model
Gadis Sampul
Suster Ngentot
Tetangga Idaman
Bonus Mengintip
Gelora di Kolam Renang
Guru Matematikaku
Dukun Cabul
Nikmatnya Ngentot Bersama Tante
Nikmatnya Adik Temanku
Gairah Seks di Dalam Taksi
Dian, Sekretarisku
Aku dan Sepupu Istriku
Aku Dan Papi Ku
ABG Tetangga
Ampuhnya Ilmu Mak Erot
Anak Buahku Cantik-Cantik
Bercinta Dengan Istri Orang
Bercumbu Dengan Tante Linda
Cewek Seksi Di Dalam MRT
Gairah Tubuh Rina, Anak Teman Bisnisku
Tugas Baru Pembantu Rumahku
Si Montok Tante Anna
Pengalaman Swinger Nikmat
Pelajaran Dari Kakak Silvya
Widget By: [Info Gratis]

Nani Gadis Kampung

Cerita Dewasa - Kala itu aku numpang kost dirumah temanku yang sudah berkeluarga, sedang seorang gadis adik temanku kebetulan numpang juga dirumah itu, sebagai pengasuh anak-anak temanku itu, berhubung suami istri bekerja.

Pada awalnya aku memandang gadis itu Nani namanya, biasa-biasa saja, maklum aku walaupun sudah cukup dibilang dewasa (27) tetapi sekalipun belum pernah mengenal cewek secara khusus apalagi namanya pacaran, maklum ortuku menekankan menuntut ilmu lebih utama untuk masa depan. Apalagi setelah aku selesai kuliah dan langsung bekerja, aku merasa berhasil menikmati hasilku selama ini. Itu sekedar backround kenapa gadis itu aku pandang biasa saja, karena dia hanya lulus SD sehingga aku kurang peduli bila aku menyadari tingkat pendidikanku sendiri.

Namun dari hari kehari Nani si gadis itu selalu melayaniku menyediakan makan, menjaga kebersihan kamarku, dan bahkan mencuci bajuku yang terkadang tanpa aku minta walaupun aku sebenarnya biasa mencuci sendiri, namun adakalanya aku cukup sibuk kerja, sehingga waktuku terkadang di-buru2.

Rupanya gadis itu sedikit menaruh hati, tapi aku tidak tanggap sekali. Terlihat dari cara memandangku, sehingga aku terkadang pura-pura perhatian ke hal yang lain. Sampai pada suatu saat, dimana temanku beserta anak istrinya pulang kampung untuk suatu keperluan selama seminggu, sedangkan adik perempuannya karena harus menyediakan makan setiap kali untukku tidak diikutkan pulang, sehingga tinggal aku dan gadis itu dirumah itu. Rupanya kesendirian kami berdua menimbulkan suasana lain dirumah, dan hingga pada suatu pagi ketika itu gadis itu sedang menyapu kamarku yang kebetulan aku sedang bersiap berangkat kerja, masuklah gadis itu untuk menyapu lantai. Sebagai mana posisi orang menyapu, maka saat gadis itu membongkok, aduhhh rupanya perhatianku yang sedang bercermin tersapu juga oleh pemandangan yang menakjubkanku.

Dua buah melon yang subur segar terhidang didepanku oleh gadis itu, dengan sedikit basa basi gadis itu menyapaku entah sadar atau tidak dia telah menarik perhatianku karena payudaranya yang tidak terbungkus BH, kecuali dibalut baju yang berpotongan dada rendah. Dengan tidak buang kesempatan aku nikmati keindahan payudara itu dengan leluasa melalui cermin selama menyapu dikamarku. Menjelang dia selesai menyapu kamarku, tiba-tiba dia dekap perutnya sambil merintih kesakitan dan muka yang menampakkan rasa sakit yang melilit. Dengan gerak reflekku, aku pegang lengannya sambil aku tanya apa yang dia rasakan. Sambil tetap merintih dia jawab bahwa rasa mules perut tiba-tiba, maka aku bimbing dia kekamarnya dengan tetap merintih memegangi perutnya sampai ditempat tidurnya. Kusuruh dia rebahan dan memintaku untuk diberikan obat gosok untuk perutnya. Segera aku ambilkan dan sambil berjaga dia gosok perutnya dari balik blosenya.

Tetapi tiba-2 saat menggosok lagi-2 dia mengerang dan mengaduh, sehingga membuatku sedikit panik dan membuatku segera ikut memegangi perutnya dan sambil mengurut juga. Dan nampak sedikit agak berkurang rintihanya, sambil aku masih urut perutnya.

Kepanikanku mulai hilang dan perhatianku mulai sadar lagi akan keindahan payudara gadis itu bersamaan dengan bangkitnya perasaan gadis itu selama aku urut tadi mulai menelusuk ke tubuhnya merasakan kenikmatannya juga dan dengan tiba-2 tanganku dipegangnya dan dibimbingnya tanganku ke taman berhiaskan buah melonnya yang subur segar dan aku turuti saja kenikmatan bersama ini untuk mengusap buah melon yang tidak terbungkus itu, dan tanganku terus menelusup diantara buah-2 itu sambil memetik-metik putingnya. Gadis itu mulai merintih nikmat, dan erangan halus dan memberi isyarat tanganku untuk terus dan terus memilin puting buahnya yang semakin menegang. Baru aku sadari bahwa untuk kali pertama aku merasakan puting gadis yang menegang bila sedang terangsang dengan erangannya yang membuat penisku yang dari tadi ikut mengeras tambah menekan didalam celanaku yang sebenarnya sudah siap untuk berangkat kerja, namun untuk sementara tertunda.

" eehh ...mas .. geliii..tapi enak, aahhh ..eehmm aduuuhh enak mass.."

Posisi dia saat itu sambil duduk membelakangiku, dan tiba-tiba dia menyandar kedadaku sambil menengadahkan mukanya dan mulutnya mengendus-endus leherku. Tanpa buang waktu, mulutkupun aku enduskan kelehernya dan selanjutnya mulut kami saling mencari bibir-bibir untuk saling mengemot dan saling menjulurkan lidah bergantian untuk saling dikemot-kemot penuh nafsu, sementara tanganku terus menyusuri buah-buah yang subur itu untuk meningkatkan kegairahannya, sedang tangan gadis itu mulai hilang kesadarannya oleh kenikmatan itu dengan ditandai kegairahannya untuk melepas kaitan rock bawahannya dan dilanjutkan ke kancing-kancing blousenya. Kembali kesadaranku tertegun untuk pertama kali aku menikmati keutuhan tubuh seorang gadis yang hanya mengenakan CD-nya. Namun untuk saat itu juga aku teperanjat, " Eiitt, nani ini udah jam delapan, aku harus berangkat kerja wahh aku terlambat" kataku. Kami saling tertegun pandang dan saling senyum tertahan dan kemudian kami berpeluk cium, sambil aku berkata

" Entar aku berangkat dan aku segera kembali , hanya untuk minta ijin kalau aku ada keperluan yahh, gimana ??".
"He..eh, mas entar lagi ya. mas".

Kami saling melepas yang seolah pelukan kerinduan yang selama ini lama terpendam.

Kebetulan kantorku hanya beberapa ratus meter dari rumah kost yang aku tempati. Selesai aku menyampaikan alasan yang dapat terima atasanku, segera aku bergegas pulang lagi.

Ketika aku sampai dirumah, yang memang setiap harinya sepi pada jam-jam kerja, maka menambah kegairahanku waktu aku membuka pintu depan yang tidak terkunci, dan langsung kukunci saat aku masuk. Tetapi pintu-pintu kamar tertutup. Maka yang pertama aku tuju kamarku.

Aku buka kamarku untuk ganti baju kerjaku dengan maksud akan ganti baju kaos dengan celana pendek saja. Aku buka baju dan celanaku satu persatu, dan saat aku hanya kenakan celana dalamku, tiba-2 dari belakang nani sigadis itu sudah dibelakang mendekapku dan ohh, menakjubkan rupanya dari tadi dia aku tinggalkan tidak lagi kenakan bajunya sambil terus menunggu dikamarku.

Maka kembali kenikmatan pagi itu aku teruskan lagi, dengan saling meraba dan ciuman yang penuh nafsu dan kami masing2 hanya mengenakan celana dalam saja, sehingga kulit kami bisa saling bergesekan merasakan dekapan secara penuh, sementara kami berpelukan dan mulut berciuman, penisku merasakan keempukan tonjolan daging diselangkangan Nani yang seolah terbelah dua memberikan sarang ke batang penisku. Sedangkan dadaku merasakan tonjolan Buah (melon)dadanya yang lembut dan torehan puting susunya didadaku. Tanganku bergerak dari punggungnya beralih ke pantatnya yang bulat untuk aku remas-2 sedang tangannya tetap memegang leher dan kepalaku dengan mulut bibir lidah saling mengemot. Lama kami pada posisi bediri

" eehhh ... mmaaaas eeehh eeegh enaak sayang nggg ..., terusss, terusss ,,,, geliii... egghhhh eenaak " erangnya yang setiap saat keluar dari mulutnya.

Kumpulan Cerita Dewasa, Cerita Seks, Cerita Hot, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Cerita Panas, Cerita Seru, Cerita 17 tahun, Cerita Lucu, Cerita Serem

Kumpulan Cerita Dewasa, Cerita Seks, Cerita Hot, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Cerita Panas, Cerita Seru, Cerita 17 tahun, Cerita Lucu, Cerita Serem

Kegairahan pagi itu kami lanjutkan dilantai kamarku untuk saling berguling dan tetap saling peluk menaikkan gairah petting kami yang pertama kali dilantai kamarku. Maklum kamar indekost dengan tempat tidurku yang seadanya dan pas-pasan yang pasti kurang pas untuk kegairahan petting yang memuncak di pagi itu. Dengan leluasa tangan kami saling bergerak ke buah (melon) dada, penis, puting dan satu hal selama ini obsessiku adalah keinginan yang terpendam adalah kenikmatan untuk mengemot puting bila melihat buah (melon) dada gadis/wanita yang demikian montok dan menggairahkan, maka aku tumpahkan obsesiku pada kenikmatan pagi itu untuk pertama kali.

" Mass sayang terruss kemot pentilku,,, mmaasss gelii, geeliii, ... eehm mas enak.. terus jilatinn pentilku teruss aku peengin di jilatin terus pentilku..".

Dengan penuh gairah pertama aku puaskan menjilati putingnya yang aku rasakan semakin menegang dan peniskupun juga semakin menegang sambil aku gesek-2-kan ke tonjolan daging diselangkangan nani. Aku kembali agak kaget ketika batang penisku merasakan basah saat aku gesekkan di tonjolan daging selangkangan nani yang masih memakai CD, yang padahal penisku sendiri tidak mengeluarkan cairan sperma. Maka sambil mulutku mengemot dan menjilati puting susunya, tangan ku mencoba meraba selangkangan nani diantara belahan daging, namun tiba-tiba dia memekik

" A'aaa ehh jangan dulu mas enggak tahan gelinya".

Maka sementara aku lepaskan kembali dan tangan ku kembali meremas Buah (melon) dadanya sambil memilin-milin putingnya

" Mass ..,,,he'eh begitu kemotin pentilku terussusuku diremass-re'eemas ,,,,e'eeenak eeh...ehghhm....yangg geli....".
Penisku terus aku gesek-2kan dicelah selangkangan nani,
" eeh,,eehh...eehh.eehh.eeheh.eh". Demikian lenguhannya setiap aku gesek selangkangannya.
" Mas... tarik CD-ku dan pelorotkan punyamu",

sampai pada ucapan nani tersebut maka sementara kami lepas pergumulan itu sambil aku dengan ragu dan deg-deg-an aku tarik pelan-pelan CD-Nani yang masih dalam keadaan terlentang semantara aku duduk dan dia mulai angkat kakinya keatas saat CD-nya mulai bergeser meninggalkan pantat sambil terus aku menarik perlahan-lahan dengan saling berpandang-pandang mata serta senyum-2 nya yang nakal maka aku dihadapkan dengan sembulan apa yang disebut clitoris yang ditumbuhi rambut-2 halus sedikit keriting dan bllaaasss lepas sudah CD-nya tinggalah celah rapat-rapat menganga semu pink dan semu basah dengan sedikit leleran lendir dari lubang kenikmatan.

" Nin.. kenapa sih" tanyaku nakal,
" Apanya ...mas" sautnya sambil senyum,
" Kalau dikemot-kemot teteknya sama pentilnya tadi".
" Aduh rasanya geli banget, rasanya kaya mau mati saja tapi enak iih geli".
" Enggak sakit dikemot dipentilnya tadi" tanyaku,

" Enak.. mas, rasanya pingin terus, kalu udah yang kiri, terus pingin yang kanan, rasanya pingin dikemot bareng-2 sama mulut mas.Terus di memekku jadi ikut-2an geli enyut-2an sampai aku eeghh.. hemmm gimana yach bergidik. hhmmmm" akunya

" Terus pingin lagi nggak dikemot-kemot?" tanyaku penasaran.

"Iiiih ... mas nakal, ya ..pingin lagi dong", sambil tangannya merayap ke selangkanganku yang masih pakai CD, memencet penisku yang menonjol dan juga meremas.

"Kalau adik mas rasanya gimana tuh kalau kau pegang-pegang gini ?, geli nggak?" keingin-tahuannya juga. " Sama enak rasanya, pengin terus dielus-2 sama nani terus, geli eh-eh.eh" dengan penasaran dia mengesek-gesek pas lubang penisku, jadi geli rasanya.

"kalau ininya dipegang-pegang gini gimana mas?" sambil dia pegang dan raba-2 buah pelirku.

" Yah nikmat juga" tegasku sambil aku elus-2 pahanya yang tidak begitu putih tapi mulus. "Eh.. mas tadi aku tipu, pura-2 sakit, abis mas kelihatannya cuek saja"

Sambil dia senyum nakal menggoda. Brengsek juga nih cewek batinku, nekat juga ngerjain aku.

"Mas.. selama seminggu ini kita hanya berdua saja dirumah, terus gimana enaknya mas ?" tanyanya sambil iseng meremasremas penisku yang tetap tegak sedang aku memilin-milin puting susunya yang tetap juga tegang, " Kita kelonan terus saja seminggu ini biar siang atau malem". Kebetulan kerjaku selama ini sampai jam 14.00 sudah pulang. Dia menggoda

" Terus nanti kalau kelonan terus mas nanti nggak ada yang nyediain makan dong".
"yah nggak usah makan asal kelonan terus sama nani ntar kenyang".

Dia bangkit dan memelukku erat-erat dan diciuminya bibirku sambil lidahnya dijulurkan ke kerongkonganku. Sambil melepas dia berkata

" Mas kita kelonan lagi yuk sampai sore, terus nanti mandi bareng".

Tanganku mulai mengelus clitorisnya dan mulutku terus mengulum bibirnya dan kembali dia terlentang dilantai dan aku mulai menindihnya

"Mas.. kalau gini terus aku rasanya mau pingsan kenikmatan eehhh ...m eghhhmm... aduuuh... enak mas di memekku ..geli rasanya teruusss eeghhh...eghh".


Dan aku rasakan clitorisnya semakin basah, dan denga lahapnya jari tengahku aku cabut dari clitnya untuk kujilati jariku dan aku rasakan nikmat gurihnya lendir seorang perempuan pertama kali.

" eehh..eennak...aahhhh..aahhhh uuuhhhgguuughhhguuuhh...ehhehh"

saat jariku kembali menelusup kedalam lubang clitorisnya. Lenguhan mulutnya dan dengus napasnya menaikkan gairahku yang kian meningkat tapi aku ragu untuk menuruti naluriku mencoba memasukkan penisku kelubang memeknya. Maka sementara aku tahan walupun peniskupun juga sudah semakin basah oleh lendirku juga. Aku mulai merayap kebawah selangkangannya dan mulutku berhadapan dengan clitorisnya tanpa dia sadari karena matanya terpejam menikmati gairah yang dirasakan, saat lidahku mulai menjilat lubang clitorisnya, kembali dia terpekik agak bersuara

" Aaahhhuuuughh huuu.hu..egghh aduh ,,, eggh enak, aduhhh aku gimana nih mass aahhhh aku nggak kuat, masss ... mas.. eghh..egh hhgeehh... mas."

sambil dia aku perhatikan pantat, paha, perut dan kakinya seolah kejang seperti kesakitan tetapi aku sangsi kalau dia sakit, dan malahan kepalaku dia tekan kuat ke selangkangannya sambil terus berteriak " hehehggheh ahhh...ehhhehhh... huhhh,,, mass ....aku..akuuu rasanya ... eghhh" dan dia bangkit sambil menarik CD-ku yang masih aku kenakan, dan blarrr penisku menantang tegak

"Mas masukkan mas..eeghheghh"

Dan dia angkat kakinya sambil terlentang dia bentangkan lebar selangkangannya sambil tangannya membimbing penisku memasukki clitorisnya.

"Mas.. kocok mas-eghh mas yang dalam...kocok terus selangkanganku aduhh eghhh mas enakk"

Sambil kakiku aku tekuk sementara tanganku sebagai tumpuan dan dengan berat tubuhku aku tindihkan dan aku amblaskan penisku kelubang yang sedari tadi sudah menunggu, dan aku rasakan sedotan lubang yang sangat kuat pada batang penisku yang rasanya dikemot-kemot.

"Eehhgehhg...terussss. terusss mas...maaass enak kocok terus aduuh rasanya aku enggak kuat mass ada yang keluar eghh..eeeghhh.eehhgg aduu masss ..."

"ahhgg-agh...Nani aku aduh egghh Nani rasanya memekmu ngemot eghhh eehhmm... enak...terus sedot" " Mass enak ...sekali enak... dalam sekali .aahh Aduh... hhhaghhhhah Masa aku mauu.kkeluar ".

"Aku juga Nan... ahhhgh aku udah mau keluar..ahggghhah"

Dan aku cabut penisku saat dia demikian bergetar dan menyedot sedot penisku sehingga aku tak tahan lagi untuk menyemburkan spermaku dan saat itu merasa dia terlepas dari penisku dia bangkit dan menyongsong batang penisku dengan mulutnnya menyambut semburan spermaku sambil tangannya menggosok lubang clitorisnya di timpali dengan lenguhannya yang tidak beraturan dimulutnya

" cppokklep..plekk..clepk..clkek..cslckek"

Bunyi mulutnya mengemot menyedot penisku sementara aku terasa bergetar dan tenagaku berangsur-angsur lemas, sampai dia menjilati sisa sperma pada penisku dengan bersih. Ahhh

Sesaat kemudian aku tidur ditempat tidurku siang itu kelonan berdua yang tidak terasa telah jam 3 sore baru bangun dengan badan terasa agak pegal. Kami kembali berpagut lama dengan saling rabaan dan remasan masih dalam keadaan tanpa busana. Akhirnya kami mandi bersama yang sebelumnya kami masak air untuk mandi bersama.

Itulah pengalaman pertama kali aku menikmati hubungan sex dengan seorang ganis kampung, Nani.

* TAMAT *

Download cerita dewasa ini??? klik disini
Mau Berlangganan Cerita Terbaru???
Silakan MASUKKAN ALAMAT EMAIL Pada Form di Bawah ini
Kami Akan Mengirimkan Cerita Terbaru Langsung Ke Email Anda :

0 komentar:

Poskan Komentar

Kasih Komentar Broo, Biar Tambah Hot Ceritanya

Pengikut

Langganan Cerita

Masukkan Alamat Email untuk Berlangganan Cerita Terbaru: